June 2006


lautan karyawanLautan manusia dengan pakaian putih merah menyemut keluar pabrik untuk jalan sehat menuju jl.Pamularsih . Sesampai di pabrik permaianan pertama yang dibuka adalah Menangkap ikan dan Memancing, serta penarikan doorprize jalan sehat.

We are One, dicontohkan direksi dengan ikut lomba menangkap ikan dikolam limbah.Hari itu mereka meninggalkan jabatan direksinya.liatin aja
preman phapros

Iringan musik band anak karyawan,dangdut dan band karyawan mengiringi permaian yang digelar.Dari lomba merangkak, gendong istri, lomba bakiak dan bagi2 ratusan voucher menambah semarak suasana perhelatan puncak HUT 52 Phapros.

We are One, love care share. Tetap Jaya.

foto bareng sebelum sunatTujuh anak lelaki , dengan seragam baju koko dan sarung yang masih bau toko, mengawali sunatan massal di ruang Avicena. Awal mulanya dengan tenang mereka naik tempat kasur, setelah dokter mengeluarkan jarum suntik dan peralatannya, muka mereka mulai memucat. Tidak sampai 10 menit kemudian ruangan mulai ada konser tangis dan bujuk rayu. Dan kehebohan terjadi dengan adanya yang ukuran super jumbo.

“Kecil-kecil udah segini,gimana entar gede ya….? tanpa sadar panitia perempuan nyletuk.

Mungkin karena menahan rasa takut, ada 2 anak yang sampai muntah-muntah dan mukanya bener-bener pucat pasi,udah kayak bedakan saja. Ada juga yang orang tuanya malahan ngrepotin panitia,jatuh mau pingsan.jangan nangis ya....gak sakit kok.

dr.Bahrun cs hari itu telah mengkhitan 75 anak, tanpa ada yang kabur.Pengalaman tahun lalu ada yang kabur karena takut. Walaupun dengan acara tangis dan bujuk rayu orang tua,selesai juga.

Semoga dengan khitanan massal ini, sedikit meringankan beban masyarakat sekitar dan terima kasih banyak kepada dr Barun Cs yang telah membantu terlaksananya acara ini, dalam rangka HUT 52 Phapros tbk.

Maju terus dan tetap Jaya Phapros.

Donor darahDalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke 52 tanggal 21 Juni nanti, panitia bekerjasama dengang CSR Phapros Peduli mengadakan kegiatan sosial, donor darah diruang Avicena dan Pengobatan gratis di desa Rowosari dan pabrik.

Dari yang mendaftar donor,hanya 54 % yang bisa diambil darahnya. Sebagiaan besar yang ditolak untuk donor dikarenakan HB rendah. Dari temuan itu, sebenarnya bisa dilakukan evaluasi untuk melakukan pemeriksaan secara keseluruhan kesehatan karyawan. HB rendah potensi menjadi kekurangan darah ( Anemia ). Anemia mengakibatkan letih,lesu,lelah, lemah sehingga mengurangi produktifitas. Dan jika berlanjut terus, tidak menutup kemungkinan akan terjadi kecelakaan kerja.

Dengan kerjasama PUSKESMAS Rowosari Tembalang dan Ngemplak Simongananak dg Gizi Buruk mengadakan pengobatan gratis bagi warga. Dalam pengobatan gratis di Rowosari, ditemukan kasus Gizi Buruk. Selama ini di Kota Semarang sudah ditemukan kasus Gizi Buruk sebanyak 15 kasus, 2 pasien tidak tertolong. Dengan melihat kondisi secara visual dan ciri-ciri tertentu anak yang kekurang gizi atau Gizi buruk bisa diketahui, selain dengan Kartu Menuju Sehat ( KMS )yang biasa dibawa sewaktu penimbangan di Posyandu, dilihat lipatan bawah pantat. Jika dibawah pantat ada keriputnya, pertanda anak kekurangan gizi.Kalau sudah parah dipaha keriputnya nyata terlihat.

Adanya pengobatan gratis, setidaknya bisa menjaring pasien tidak mampu berobat berangkat untuk periksa. Dan terungkaplah kasus yang ada walaupun terlambat.

penimbangan bayiMinggu ke 2 tiap hari Jum'at setiap bulannya menjadi rutinitas pemeriksaan posyandu bagi masyarakat sekitar pabrik.Selain pemeriksaan rutin dengan penimbangan balita, juga imunisasi.

Sebenarnya posyandu adalah garda terdepan dalam mendeteksi gizi buruk bagi balita. Penimbangan yang dilakukan di posyandu sebagai instrumen awal mendeteksi balita itu mengidap gizi buruk atau tidak.

kartu menuju SehatKartu Menuju Sehat ( KSM ) dibawa sebagai medical record waktu penimbangan, bisa sebagai barometerPepaya pertumbuhan balita dari bulan ke bulan.Jika kurvanya semakin turun atau flat, bisa langsung disimpulkan bahwa balita tersebut gizinya buruk. Maka biasanya setelah penimbangan diberikan makanan tambahan . standar makanannya adalah empat sehat lah.Ada buahnya so pasti.

imunisasiImunisasi bagi keluarga yang tidak berpunya adalah sesuatu yang mahal. Posyandu setidaknya telah menyiapkan generasi sehat menuju produktifitas. Bagaimana dengan lingkungan anda….? posyandunya aktif atau ……

serah terima dg Kadinkes SlemanKeprihatin atas aktifitas Gunung Merapi yang terus berlanjut dan antisipasi hujan abu yang akan ditimbulkannya, dan dari hasil survei langsung dilapangan dari Bapak Haryanto selaku direktur utama, meminta CSR Phapros Peduli untuk menyumbang obat-obatan yang dibutuhkan para korban bencana Gunung Merapi.

Antibiotik, tetes mata dan masker yang paling dibutuhkan kalau ada kejadian,ungkapnya.Karena dengan seringnya terjadi hujan abu, akan mudah sekali menjadikan orang rentan terhadap penyakit saluran pernafasan.pemeriksaan sumbangan

Helmi Wahyudi selaku Area Manager pemasaran wilayah Jogya dan sekitarnya mewakili CSR Phapros Peduli menyerahkan langsung sumbangan obat-obatan kepada Dinas Kesehatan Sleman, diterima langsung oleh dr Sunartono MKes selaku Kadinkes.

Semoga kegiatan Gunung Merapi cepat berhenti, dan tidak menimbulkan korban nyawa, amin

Sambutan dari Direktur Keuangan Bpk Erlangga TPDengan melibatkan Serikat Pekerja dan Juga SDM, CSR Phapros Peduli menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan.Dari target 150 peserta, 128 peserta yang melakukan regestrasi ulang.Ya boleh dikata sudah baik,karena pelatihan ini merupakan yang pertama diselenggarakan oleh CSR Phapros Peduli.

Tiga ( 3 ) lingkup aspek utama sebagai pijakan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan ( PKBL ) yang menamakan dirinya sebagai CSR Phapros Peduli, yaitu aspek Pembinaan, aspek Sosial dan aspek Bisnis, ujar Direktur Keuangan,Bapak Erlangga pada kesempatan membuka acara seminar sehari tanggal 3 Juni 2006 kemarin.

Dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag ) mengisi kegiatan ini dengan "Kewirausahaan",yang disampaikan oleh bapak Soeprapto.Dengan gaya bahasa humoris dan informatif dalam menyampaikan paparan yang ada dan peluang-peluang bisnisnya,membuat para peserta antusias mendengarkan.Bapak Soeprapto tidak pelit dalam memberikan kiat ataupun bagaimana mencari sumber dana untuk membesarkan atau memulai usaha.

Disesi kedua lebih semarak lagi dengan penyampaian lebih aktratif dengan melibatkan peserta dalam presentasinya,dibawakan oleh Bapak H. Darwito pemilik Lia Galery dari Mitra Binaan CSR Phapros Peduli.Dari seorang tentara langit ( Satpam ) menjadi kepala BPR dan menjadi Satpam lagi sampai jadi seperti sekarang ini,diceritakan dengan gaya aktratif oleh sang pemilik Lia Galery.

Awalnya adalah hobby,kelamaan jadi lahan bisnis.Time is Money prinsip yang diyakini oleh Ibu tiga anak ini,Nining Kusriningsih SE pemilik Nining Collection.Dimanapun berada selalu promosi dan promosi juga tidak pernah ketinggalan kartu nama,dalam kesehariannya.Rahasia bagaimana mengelola karyawan disampaikan juga disesi ketiga.Dan juga mengajak karyawan Phapros bisa menjadi chanel agen produk Nining Collection dengan imbalan 10%.Para peserta mendapat kesempatan melihat peragaan bagaimana membuat kerajinan tudung saji yang menjadi andalan penjualan dalam setiap pameran kerajinan.Satu truk tudung saji yang dibawa kepameran tidak pernah tersisa,katanya.peragaan pembuatan tudung saji

Harapannya penyelenggaraan seminar ini tidak berhenti disini saja dan hanya sebagai wacana, kedepannya bisa berlanjut dengan terciptanya para wirausaha-wirausaha baru.Insya Allah

penyerahan obat2an kepada Bupati bantulBantuan kepada Posko IDI + FK Undip di Balaidesa Kemudo Kec PrambananKorban Gempa di RSUD BantulRumah ambruk di KlatenSehabis penyerahan bantuan,foto bersama dg Bupati Bantul Idham Samawibantuan di candi Plaosanmushola robohbantua kepada dusun Nuwutan II.Imogiritpa tenda

Hari-hari yang penuh kesibukan bagi tim CSR Phapros Peduli dalam partisipasi penaggulangan gempa Jogya dan Jawa Tengah.Hari pertama kejadian,tim CSR Phapros Peduli langsung meluncur ke Jogya untuk memberikan bantuan obat-obatan yang langsung diterima oleh Ketua Korlap Kab Bantul,bapak Idham Samawi.

Senin berangkat lagi ke Jogya dengan membawa makanan siap saji,dengan bantuan teman-teman di Jogya,bantuan didistribusikan langsung kepada korban.Dan targetnya adalah korban yang belum tersentuh bantuan.Desa diatas Imogiri jadi target utama bantuan.

Rabu survei ke Klaten, butuh tenda.Kamis ngantri dan cepet-cepetan beli tenda,yang butuh ternyata banyak sekali.Jum'at meluncur ke Klaten sekalian distribusi Tenda, pakaian dan makanan siap saji.

Keterlibatan Direktur Keuangan, bapak Erlangga dan Direktur Utama, bapak Haryanto secara langsung,memuluskan kelancaran bantuan.