Sambutan dari Direktur Keuangan Bpk Erlangga TPDengan melibatkan Serikat Pekerja dan Juga SDM, CSR Phapros Peduli menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan.Dari target 150 peserta, 128 peserta yang melakukan regestrasi ulang.Ya boleh dikata sudah baik,karena pelatihan ini merupakan yang pertama diselenggarakan oleh CSR Phapros Peduli.

Tiga ( 3 ) lingkup aspek utama sebagai pijakan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan ( PKBL ) yang menamakan dirinya sebagai CSR Phapros Peduli, yaitu aspek Pembinaan, aspek Sosial dan aspek Bisnis, ujar Direktur Keuangan,Bapak Erlangga pada kesempatan membuka acara seminar sehari tanggal 3 Juni 2006 kemarin.

Dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag ) mengisi kegiatan ini dengan "Kewirausahaan",yang disampaikan oleh bapak Soeprapto.Dengan gaya bahasa humoris dan informatif dalam menyampaikan paparan yang ada dan peluang-peluang bisnisnya,membuat para peserta antusias mendengarkan.Bapak Soeprapto tidak pelit dalam memberikan kiat ataupun bagaimana mencari sumber dana untuk membesarkan atau memulai usaha.

Disesi kedua lebih semarak lagi dengan penyampaian lebih aktratif dengan melibatkan peserta dalam presentasinya,dibawakan oleh Bapak H. Darwito pemilik Lia Galery dari Mitra Binaan CSR Phapros Peduli.Dari seorang tentara langit ( Satpam ) menjadi kepala BPR dan menjadi Satpam lagi sampai jadi seperti sekarang ini,diceritakan dengan gaya aktratif oleh sang pemilik Lia Galery.

Awalnya adalah hobby,kelamaan jadi lahan bisnis.Time is Money prinsip yang diyakini oleh Ibu tiga anak ini,Nining Kusriningsih SE pemilik Nining Collection.Dimanapun berada selalu promosi dan promosi juga tidak pernah ketinggalan kartu nama,dalam kesehariannya.Rahasia bagaimana mengelola karyawan disampaikan juga disesi ketiga.Dan juga mengajak karyawan Phapros bisa menjadi chanel agen produk Nining Collection dengan imbalan 10%.Para peserta mendapat kesempatan melihat peragaan bagaimana membuat kerajinan tudung saji yang menjadi andalan penjualan dalam setiap pameran kerajinan.Satu truk tudung saji yang dibawa kepameran tidak pernah tersisa,katanya.peragaan pembuatan tudung saji

Harapannya penyelenggaraan seminar ini tidak berhenti disini saja dan hanya sebagai wacana, kedepannya bisa berlanjut dengan terciptanya para wirausaha-wirausaha baru.Insya Allah