Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke 52 tanggal 21 Juni nanti, panitia bekerjasama dengang CSR Phapros Peduli mengadakan kegiatan sosial, donor darah diruang Avicena dan Pengobatan gratis di desa Rowosari dan pabrik.
Dari yang mendaftar donor,hanya 54 % yang bisa diambil darahnya. Sebagiaan besar yang ditolak untuk donor dikarenakan HB rendah. Dari temuan itu, sebenarnya bisa dilakukan evaluasi untuk melakukan pemeriksaan secara keseluruhan kesehatan karyawan. HB rendah potensi menjadi kekurangan darah ( Anemia ). Anemia mengakibatkan letih,lesu,lelah, lemah sehingga mengurangi produktifitas. Dan jika berlanjut terus, tidak menutup kemungkinan akan terjadi kecelakaan kerja.
Dengan kerjasama PUSKESMAS Rowosari Tembalang dan Ngemplak Simongan
mengadakan pengobatan gratis bagi warga. Dalam pengobatan gratis di Rowosari, ditemukan kasus Gizi Buruk. Selama ini di Kota Semarang sudah ditemukan kasus Gizi Buruk sebanyak 15 kasus, 2 pasien tidak tertolong. Dengan melihat kondisi secara visual dan ciri-ciri tertentu anak yang kekurang gizi atau Gizi buruk bisa diketahui, selain dengan Kartu Menuju Sehat ( KMS )yang biasa dibawa sewaktu penimbangan di Posyandu, dilihat lipatan bawah pantat. Jika dibawah pantat ada keriputnya, pertanda anak kekurangan gizi.Kalau sudah parah dipaha keriputnya nyata terlihat.
Adanya pengobatan gratis, setidaknya bisa menjaring pasien tidak mampu berobat berangkat untuk periksa. Dan terungkaplah kasus yang ada walaupun terlambat.