review


penyerahan obat2an kepada Bupati bantulBantuan kepada Posko IDI + FK Undip di Balaidesa Kemudo Kec PrambananKorban Gempa di RSUD BantulRumah ambruk di KlatenSehabis penyerahan bantuan,foto bersama dg Bupati Bantul Idham Samawibantuan di candi Plaosanmushola robohbantua kepada dusun Nuwutan II.Imogiritpa tenda

Hari-hari yang penuh kesibukan bagi tim CSR Phapros Peduli dalam partisipasi penaggulangan gempa Jogya dan Jawa Tengah.Hari pertama kejadian,tim CSR Phapros Peduli langsung meluncur ke Jogya untuk memberikan bantuan obat-obatan yang langsung diterima oleh Ketua Korlap Kab Bantul,bapak Idham Samawi.

Senin berangkat lagi ke Jogya dengan membawa makanan siap saji,dengan bantuan teman-teman di Jogya,bantuan didistribusikan langsung kepada korban.Dan targetnya adalah korban yang belum tersentuh bantuan.Desa diatas Imogiri jadi target utama bantuan.

Rabu survei ke Klaten, butuh tenda.Kamis ngantri dan cepet-cepetan beli tenda,yang butuh ternyata banyak sekali.Jum'at meluncur ke Klaten sekalian distribusi Tenda, pakaian dan makanan siap saji.

Keterlibatan Direktur Keuangan, bapak Erlangga dan Direktur Utama, bapak Haryanto secara langsung,memuluskan kelancaran bantuan.

stand phaprosDalam mengorganisasi suatu pameran perlu dipikirkan pintu keluar masuknya pengunjung, terbukti dengan pameran Inacraf yang baru saja dilaksanakan di Balai Sidang Jakarta, JCC.Kecuali ruang Cendrawasih ,semua ruangan yg ada di JCC dijadikan ruang pameran,besar sekali area pamerannya.Bermasalah.

Kami membawa 5 mitra binaan, Nining Colection, Lia Galery, Setara dan Nadira Collection serta Defada, ikut serta pameran. Pameran dari tanggal 19 April s/d 23 April, dua hari terakhir saja yang ramai oleh pengunjung.Hari pertama sampai hari ketiga sepi.Dua hari terakhir ramai karena kami bersama dengan BUMN yang lain mengultimatum pihak panitia, kalau lokasi assembly masih saja sepi,sore itu juga sepakat untuk tutup stand. Lokasi stand Mitra Binaan BUMN jadi satu di Assembly yang jumlahnya hampir dua ratusan.Boleh dikata hari pertama sampai ketiga cuma pada nepukin nyamuk aja (ada gak sih di JCC nyamuknya..? ). Sangat ironis jika dibanding lokasi stand Hall A atau Hall B sudah ramai sekali pengunjung sejak dibuka untuk umum, di Assembly penjaga standnya cuma pada ngantuk-ngantuk saja.Sepi.

Kekuatan tawar BUMN ampuh juga ultimatumnya,panitia penyelenggara jiper langsung tanggap.Siang itu juga ada perubahan layout pintu penjualan tiket dan masuk.Yang tadinya Assembly sebagai pintu keluar,dirubah menjadi pintu masuk.Malamnya sudah mulai banyak pengunjung ke Assembly.Dua hari terakhir baru ramai pengunjung.

Sebenarnya tahun lalu kejadian seperti itu sudah terjadi,cuma waktu itu Assembly khusus kerajinan batik saja dan mereka adalah penyewa stand individu,jadi tidak punya power untuk menekan penyelenggara.Kalau BUMN sekali pesan tempat minimal 2 stand bahkan ada yang sewa sampai 32 stand dan stand untuk BUMN lebih tinggi tarif harga sewanya.

Dengan kejadian seperti ini,akhirnya penyelenggaraan tahun 2007 Assembly tidak diperuntukan menjadi ruang pamer ,cuma sebagai tempat pembukaan saja.

miniatur becakcollection Nadiraminiatur spedacollection Defada